Entri Populer

Profil Penulis

Selasa, 28 Mei 2013

PENGERTIAN AKUNTANSI DAN TUJUAN AKUNTANSI

PENGERTIAN AKUNTANSI & TUJUAN AKUNTANSI--Peranan akuntansi sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan ekonomi dan keuangan semakin disadari oleh semua pihak yang berkepentingan. Bahkan organisasi pemerintahpun, sekarang ini
sedang berupaya untuk menerapkan konsep-konsep akuntansi pada pola manajemennya untuk tujuan pertanggungjawaban kegiatan. Itulah sebabnya, akuntansi semakin banyak dipelajari di berbagai lapisan
masyarakat mulai dari siswa sekolah di pendidikan dasar sampai dengan pendidikan tinggi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar informasi yang diperlukan para manajer modern adalah informasi akuntansi. Oleh karena itu, para manajer dituntut untuk memiliki kemampuan menganalisis dan
menggunakan data akuntansi. Perkembangan perekonomian yang semakin pesat inilah yang menuntut para pelaku ekonomi untuk lebih memahami data akuntansi yang dapat memberikan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam pengambilan keputusan ekonomi.

A. Pengertian dan Tujuan Akuntansi

Akuntansi sering disebut sebagaibahasa bisnis (business language), atau lebih tepatnya sebagai bahasa pengambilan kepu-
tusan. Semakin seseorang menguasai bahasa ini, maka akan semakin baik pula orang tersebut menangani berbagai aspek keuangan dalam kehidupan-
nya.

Definisi akuntansi dapat dirumuskan melalui 2 (dua) sudut

pandang, yakni definisi dari sudut pandang pengguna jasa akuntansi dan

definisi dari sudut pandang proses kegiatannya.

Dari sudut pandang pengguna jasa, akuntansi sebagai  penyedia informasi Apabila ditinjau dari sudut pandang
pengguna jasa akuntansi, akuntansi dapat didefinisikan sebagai suatu disiplin ilmu dan atau aktivitas jasa yang menyediakan
informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan suatu entitas atau transaksi yang bersifat keuangan (financial ).

Kegunaan informasi akuntansi adalah untuk:

1. Membuat perencanaan yang efektif, sekaligus mengadakan
pengawasan, serta pengambilan keputusan ekonomi yang tepat oleh
manajemen;

2. Pertanggungjawaban entitas kepada para investor, kreditor,
pemerintah, dan sebagainya.

Jika ditinjau dari sudut pandang Dari sudut pandang proses
kegiatan, akuntansi sebagai proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan dan penganalisaan data keuangan

Akuntansi adalah sistem informasi yang memberikan laporan kepada pihak-pihakberkepentingan mengenai kegiatan ekonomi dan kondisi perusahaan

proses kegiatannya, akuntansi dapat didefinisikan sebagai proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan dan penganalisaan data keuangan suatu entitas.
Dari sini bisa dilihat, bahwa akuntansi merupakan kegiatan yang kompleks, menyangkut berbagai macam kegiatan,
sehingga pada dasarnya akuntansi harus:

1. Mengidentifikasikan data mana yang berkaitan atau relevan dengankeputusan yang akan diambil;

2. Memroses atau menganalisis data yang relevan;

3. Mengubah data menjadi informasi yang dapat digunakan untuk pengambilankeputusan.

Dari definisi di atas, secara sederhana kita dapat menjelaskan bahwa akuntansi dapat menghasilkan informasi yang digunakan manajer untuk menjalankan operasi perusahaan. Akuntansi juga
memberikan informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengetahui kinerja keuangan dan kondisi perusahaan.

Dengan demikian, secara umum, akuntansi dapat didefinisikan sebagai sistem informasi keuangan yang menghasilkan laporan kepada
pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.

Sebagai suatu sistem informasi keuangan, akuntansi merupakan sebuah proses dari 3 (tiga) aktivitas, yaitu pengidentifikasian, pencatatan dan komunikasi kejadian-kejadian ekonomis suatu perusahaan yang
menghasilkan informasi bagi penggunanya, sebagaimana dijelaskan dalam ilustrasi 1.1.

 

clip_image008

Ilustrasi 1.1: Proses Akuntansi

Komunikasi

Identifikasi Pencatatan

Mempersiapkan laporan
akuntansi

Memilih Transaksi Pencatatan, Penggolongan, dan

Pengikhtisaran

Menganalisis dan

menginterpretasikan untuk
pengguna

B. Peran Akuntansi dalam Perusahaan dan Pengguna Akuntansi

Pihak-pihak yang berkepentingan menggunakan laporan
akuntansi sebagai sumber informasi utama untuk pengambilan
keputusan. Informasi lainpun juga diperlukan dalam pengambilan
keputusan perusahaan. Informasi-informasi tersebut ditampung menjadi
satu, dianalisis dan pada akhirnya dipakai sebagai dasar untuk
pengambilan keputusan.

Sebagai suatu sistem informasi, Akuntansi sangatlah diperlukan
baik oleh pihak intern perusahaan, maupun dari luar perusahaan. Secara
garis besar, pihak-pihak yang memerlukan informasi akuntansi adalah:

Pihak-pihak yang

berkepentingan dengan informasi akuntansi adalah manajer, investor, kreditor,pemerintah, organisasi nirlaba, lainnya.

1. Manajer. Seorang manajer perusahaan memerlukan informasi akuntansi untukpenyusunan perencanaan perusahaan, mengevaluasi kemajuan yang dicapai perusahaan, serta melakukan tindakan koreksi yang diperlukan

2. Investor. Para investor sangat memerlukan data akuntansi suatu organisasi untuk menganalisis perkembangan organisasi yang bersangkutan. Investor telah melakukan penanaman modal pada suatu usaha, dengan tujuan untuk mendapatkan hasil. Sehingga, investor harus melakukan analisis laporan keuangan perusahaan yang akan dipilihnya untuk disuntik dana dari investor.

3. Kreditor. Kreditor berkepentingan dengan data akuntansi, karena kreditor berkepentingan untuk pemberian kredit kepada calon

3

clip_image010

nasabahnya. Nasabah yang dipilih kreditor adalah nasabah yang
mampu mengembalikan pokok pinjaman beserta bunganya pada
waktu yang tepat. Oleh karena kreditor sangat berkepentingan

dengan laporan keuangan calon nasabah dan nasabahnya.

4. Instansi Pemerintah. Instansi pemerintah sangat berkepentingan dengan informasi akuntansi. Dari informasi keuangan suatu organisasi, pemerintah akan dapat menetapkan besarnya pajak yang harus dibayar oleh organisasi yang bersangkutan.

5. Organisasi Nirlaba. Meski organisasi nirlaba bertujuan tidak untuk mencari laba, organisasi ini masih sangat memerlukan informasi keuangan untuk tujuan penyusunan anggaran, membayar karyawan dan membayar beban-beban yang lain

6. Pemakai lainnya. Informasi akuntansi juga diperlukan oleh organisasi lainnya seperti organisasi buruh, yang memerlukan informasi akuntansi untuk mengajukan kenaikan gaji, tunjangan-tunjangan, serta mengetahui kemajuan perusahaan dimana mereka bekerja.

BACA JUGA

Ditulis Oleh : Hendra Arrasyid // 16.39

0 komentar:

Poskan Komentar