Point Plus Plus [ + ]

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, 22 April 2014

Penyelesaian Masalah PPNBM Soal Lks Akuntansi 2012 (Pt Karisma Digital) Di Myob

Penyelesaian Masalah PPNBM Soal Lks Akuntansi 2012 (PT Karisma Digital) di Aplikasi MYOB
Sesuai dengan kebijakan yang diterapkan pada perusahaan bahwa PPNBM di kapitalisasi sebagai harga pokok barang, atau dengan kata lain akan menambah harga pokok barang itu sendiri.
Contoh soal :
Tgl 31/12/2012 PT Karisma Digital membeli barang dagangan dari PT Nicol Photocam dengan rincian:
10 unit nicol-d700 @1200.000,- (dikenakan PPNBM)
jawab :
Harga beli : 12.000.000
PPN : 1200.000 (10% dr HB)
PPNBM : 1200.000 (10% dr HB)
total harga perolehan 14.400.000

Penyelesaian di aplikasi MYOB
Sebenarnya ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini, yang pertama dengan menambah item baru dengan nama PPNBM dan yang kedua dengan mengentri secara langsung harga perolehan barang dagangan tersebut. Lebih jelasnya perhatikan langkah langkah berikut ini :
Cara 1 dengan membuat item baru dengan nama PPNBM
clip_image002
clip_image004
Penjelasan :
Membuat item baru dengan nama PPNBM, hanya di-linkan di I buy this item karena hanya untuk tujuan pembelian saja. PPNBM hanya dikenakan dari harga beli barang dagangan jadi PPNBM bersifat non taxable, isilah N-T di bagian buying detail. Untuk lebih jelasnya lihat gambar.
Mengentri Transaksi
clip_image006
item baru dengan nama PPNBM akan muncul saat pembelian. Isikan data transaksi sesuai gambar diatas.

Cara Kedua Dengan Mengentri Langsung Harga Perolehan Dari Barang Dagangan Tersebut.
Dari soal diatas sudah diketahui bahwa :
Harga beli : 12.000.000
PPN : 1200.000 (10% dr HB)
PPNBM : 1200.000 (10% dr HB)
total harga perolehan 14.400.000
lihat gambar untuk mengentri transaksi, perbedaannya dari cara pertama PPNBM dihubungkan langsung ke item barang yang dibeli, dalam hal ini sebesar 1.200.000,-. Ingat lakukan prosedur sesuai dengan gambar untuk tidak mempengaruhi nilai item yang dibeli.
clip_image008
Kesimpulan
Cara pertama dengan membuat item baru dengan nama PPNBM dinilai akan lebih efisien untuk mengentri data transaksi untuk pembelian barang yang beraneka ragam, tetapi kelemahan dari cara ini akan terjadi ketidaksamaan saldo (mismatch) antara saldo akun M inventory di buku besar( account list) dengan item card sehingga perlu dilakukan penyesuaian saat akhir periode.
Cara kedua yaitu cara langsung mengentri nilai perolehan harga barang dagangan yang dibeli terkesan lebih kompleks untuk transaksi perusahaan besar tetapi cara ini dinilai efektif karena kesamaan saldo antara akun m inventory dengan saldonya di item list sehingga tidak diperlukan penyesuaian.
Terimakasih, atas kunjungannya & Semoga bermanfaat









Wednesday, 9 October 2013

Contoh Esai

Contoh Esai

Kesalahan yang umumnya dilakukan penulis pemula adalah cepat puas dengan esai yang berhasil mereka selesaikan. Kesalahan ini diperparah dengan anggapan bahwa esainya berkualitas baik, bahkan sangat baik. Anggapan semacam ini tentu tidak sepenuhnya salah. Sebagai penulis, kita boleh bangga atau puas dengan apa yang telah kita hasilkan. Namun,  ada baiknya kita meminta orang lain membaca esai kita dan meminta pendapat mereka. Hanya orang lainlah yang dapat menilai apakah tulisan kita berkualitas atau tidak. Karena itu, berikut adalah sebuah contoh esai sederhana yang dimaksudkan untuk membantu kita mengorganisasi gagasan kita dengan baik. Perhatikan bagaimana esai berjudul “Pesona Bali” ini menyampaikan gagasan-gagasannya secara sistematis.

Pesona Bali

            Siapa tak kenal Bali, pulau kecil di seberang ujung Timur Jawa ini? Pulau indah nan menawan yang dijuluki pulau dewata ini bagai magnit yang menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Bahkan sebelum mengenal nama Indonesia, banyak wisatawan asing lebih dulu mengenal nama Bali. Ada banyak hal yang dapat dinikmati ketika mengunjungi Bali, mulai dari wisata pantai, gunung, budaya, dan lain sebagainya. Jutaan wisatawan mengunjungi Bali setiap tahunnya karena keramahan masyarakatnya, keindahan panoramanya, dan keunikan budayanya.

            Pertama, Bali menjadi tujuan wisata dunia karena keramahan masyarakatnya. Sesaat setelah wisatawan menginjakkan kaki di bumi seribu pura ini, senyum ramah penduduk Bali akan menyambut mereka. Masyarakat Bali yang sangat taat menjalankan agama Hindhu dan adat-istiadat mereka ini sangat terbuka dan menghargai para pendatang. Sistem pemerintahan desa yang kuat dengan ribuan banjar di seluruh Bali juga memberi suasana damai dan tentram bagi para wisatawan. Dengan masyarakat yang taat adat, Bali memberikan segala keramahan bagi wisatawan.

            Disamping keramahan masyarakatnya, wisatawan jatuh cinta dengan Bali karena keindahan panoramanya. Wisatawan dapat memanjakan diri dengan berjemur di pantai dengan sinar matahari yang hangat di sepanjang garis pantainya. Bagi mereka yang menyukai olah raga pantai seperti surfing, snorkeling, dan diving, Bali adalah surganya. Ombak Pantai Kuta yang bisa mencapai 2-3 meter memberikan tantangan tersendiri bagi para surfers. Tak heran kalau Pantai Kuta sering digunakan sebagai ajang pertandingan surfing internasional. Pantai lain, seperti Sanur, menawarkan keindahan batu koral dan air lautnya yang jernih. Pantai Lovina di Bali Utara memberikan atraksi lumba-lumba bagi mereka yang menyukai binatang laut. Selain pantai, wisatawan yang merindukan udara sejuk pegunungan, Bali tak kalah menariknya. Kintamani, misalnya, memberikan kesejukan dan kesegaran alami. Wisatawan dapat menikmati keanggunan Gunung Batur beserta Danau Batur yang terkenal dan penuh misteri itu. Mereka pun bisa pergi ke Sangeh dengan legenda monyetnya atau ke lereng Gunung Agung yang dipercaya sebagai tempat bersemayamnya para dewa dengan pura terbesar di Bali, Besakih. Pendek kata, dari pantai hingga gunung, panorama Bali tiada duanya.

            Yang paling mengesankan adalah keunikan budaya Bali yang sudah tersohor ke seluruh dunia. Adat istiadat yang kuat dan tidak pudar dengan derasnya industri pariwisata merupakan daya tarik tersendiri. Perayaan dan festival, baik yang bersifat keagamaan maupun adat, selalu mewarnai kehidupan masyarakat Bali. Galungan, Kuningan, Nyepi, Purnama, Ngaben, dan banyak lagi lainnya mampu menghipnotis para wisatawan. Beragam tarian yang enerjik dan dinamis akan memberikan ingatan yang tak mudah lenyap di benak wisatawan. Ini semua dibarengi dengan irama dan komposisi gamelan yang sesekali lembut, terkadang menghentak, penuh mistik. Lihatlah tari Janger yang dinamis, Pendet yang gemulai, atau Kecak yang magis. Para penarinya pun dihiasi dengan berbagai ornamen, baik baju maupun pernak-pernik lainnya, dengan beragam warna-warni yang mengagumkan. Disamping pesona festival dan tarian, hasil olah budaya penduduk Bali juga mengagumkan. Beragam hasil kerajinan Bali terkenal karena keunikan dan keindahannya. Patung, ukiran, lukisan, atau cindera mata lain dijual dengan harga terjangkau. Semua ini dapat dinikmati di pulau kecil yang dapat dicapai selama dua jam penerbangan dari Jakarta.

            Dengan pesona yang dimiliki Bali, tidaklah mengherankan bila Bali dikunjungi jutaan wisatawan setiap tahunnya. Banyak diantara mereka, sepulang liburan di Bali, mendapatkan pengalaman unik yang sering menjadi inspirasi dan semangat hidup. Jadi, kalau Anda bingung menentukan kemana akan liburan tahun ini, mengapa tidak ke Bali? (527 kata)

Sunday, 29 September 2013

Definisi dan Penggolongan Biaya

Definisi dan Penggolongan Biaya

Dalam arti luas biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu. Ada empat unsur pokok dalam definisi diatas :

1. Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi.

2. Diukur dalam satuan uang.

3. Yang telah terjadi atau secara potensial akan terjadi.

4. Pengorbanan tersebut untuk tujuan tertentu.

Penggolongan adalah proses pengelompokkan secara sistematis atas, keseluruhan elemen yang ada ke dalam golongan-golongan tertentu yang lebih ringkas untuk dapat memberikan informasi yang lebih punya arti atau lebih penting. Beberapa cara pengelompokkanbiaya yang sering dilakukan adalah :

1. Penggolongan biaya sesuai dengan fungsi pokok dari kegiatan/aktivitas perusahaan

Fungsi pokok dari kegiatan perusahaan-perusahaan dapat digolongkan ked ala :

a. Fungsi produksi : fungsi yang berhubungan dengan kegiatan pengolahan bahan baku menjadi produk selesai yang dapat dijual.

b. Fungsi pemasaran : fungsi yang berhubungan dengan kegiatan penjualan produk selesai siap dijual.

c. Fungsi administrasi dan umum : fungsi yang berhubungan dengan kegiatan penentuan kebijaksanaan, pengerahan, dan pengawasan kegiatan perusahaan.

Atas dasar fungsi tersebut, biaya dapat digolongkan menjadi :

a. Biaya produksi, yaitu semua biaya yang berhubungan dengan fungsi produksi. Biaya produksi dapat digolongkan menjadi : 1). Iaya bahan baku 2). Biaya tenaga kerja 3). Biaya overhead pabrik.

1. Biaya Bahan Baku

Biaya bahan baku adalah bahan yang akan diolah menjadi bagian produk selesai dan pemakaiannya untuk setiap unit produk dapat diketahui dan dihitung dengan mudah.sedangkan bahan penolong adalah bahan yang akan diolah menjadi bagian produk selesai dipemakaiannya untuk setiap unit produk tidak dapat diketahui dan dihitung dengan mudah. Contohnya adalah pada perusahaan mebel kayu merupakan bahan baku.

2. Biaya Tenaga Kerja

Biayatenaga kerja dapat digolongkan menjadi dua yaitu biaya tenaga kerja langsung dan biaya tenaga kerja tidak langsung. Biaya tenaga kerja langsung adalah upah yang diberikan perusahaan kepada karyawan pabrik yang langsung mengerjakan produk oleh karena itu pada umumnya upah ini dihitung per unit produk yang dihasilkan atau perjam kerja yang dihabiskan untuk menyelesaikan suatu produk. Sedangkan biaya tenaga kerja tidak langsung adalah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan kepada karyawan yang tidak terlibat secara langsung dalam menyelesaikan suatu produk.

Contoh : dalam perusahaan garmen, upah tukang jahit merupakan BTKL sedangkan gaji mandor/pengawas produksi merupakan BTKL.

3. Biaya Overhead Pabrik (BOP)

Biaya Overhead Pabrik adalah biaya produksi atas semua biaya yang dikeluarkan di departemen pabrik selain bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung, yang elemennya digolongkan ke dalam :

a. Biaya bahan penolong

b. Biaya tenaga kerja tidak langsung

c. Biaya penyusutan dan asuransi aktiva tetap pabrik

d. Biaya reparasi dan pemeliharaan aktiva tetap pabrik

e. Biaya listrik, air, telepon pabrik.

f. Biaya pemakaian suku cadang dan bahan bakar pabrik

Apabila perusahaan memiliki departemen pembantu di dalam pabrik, maka semua biaya departemen pembantu merupakan elemen biaya overhead pabrik.

b. Biaya Pemasaran

Biaya pemasaran yaitu biaya dalam rangka penjualan produk sampai dengan pengumpulan piutang menjadi kas. Biaya ini meliputi biaya untuk melaksanakan fungsi penggudangan produk selesai, fungsi pengepakan dan pengiriman, fungsi penjualan, fungsi advertensi, fungsi pemebrian kredit dan pengumpulan piutang, fungsi pembuatan faktur atau administrasi penjualan.

c. Biaya Administrasi dan Umum

Biaya administrasi dan umum, yaitu semua biaya yang berhubungan dengan fungsi administrasi dan umum. Biaya administrasi dan umum ini terjadi dalam rangka penentuan kebijakan, pengarahan, pengawasan kegiatan perusahaan. Termasuk dalam biaya ini adalah gaji pimpinan, personalia, secretariat, akuntansi, humas, keamanan, dan yang lainnya.

d. Biaya Keuangan

Biaya keuangan adalah semua biaya yang terjadi dalam melaksanakan fungsi keuangan, misalnya biaya bunga.